Chef Milen Meccano, Thoughts on Food Presentation

Blog thumbnail

Usai menempuh pendidikan dan pelatihan kuliner di Chezlely Culinary School di ibukota, Chef Milen kembali ke Medan dengan mengantongi pengalaman dan skill yang cukup untuk membuat kepala kami mengganguk . Tidak perlu waktu lama baginya untuk bergabung di The Thirty Six yang tanpa perlu diragukan lagi, adalah salah satu Coffee Shop-Restaurant terbaik di kota Medan .

Dalam kolaborasi kali ini yang bertemakan "Encouraging Food Presentation", kami berkesempatan meliput dan memperkenalkan beberapa signature dish dari pria penggemar moge dan tattoo art tsb. Yuk, simak aksi dan apa kata Chef Milen tentang food visuals dan pentingnya presentasi makanan .

Food Plating, apa itu dan seberapa penting?

Buat gua, plating itu ibarat seorang pelukis yang menggambar di atas kanvas. Nah, kita sebagai seorang chef juga melakukan hal yang sama dimana piring-piring ataupun media lainnya bisa kita gunakan sebagai base atau alas daripada konsep dan imajinasi yang kita punya .


Plating yang bagus itu seperti apa?

Penilaian bagus tidaknya lebih ke selera masing-masing ya.. tapi menurut gua yang penting terlihat rapi dan tidak berlebihan, plating dimana setiap komponen yang disajikan di atas piring tampak cocok satu dengan lainnya dan pastinya harus mendukung the overall dish dari segi rasa.

 

Yang harus diperhatikan saat plating ?

Satu, konsep - imajinasikan hasil akhir yang kamu mau sebelum mulai dan bukan setelah kamu sudah selesai setengah jalan.

Dua, tentukan base yang pas. Ada banyak jenis dan warna piring, dengan tekstur dan karakter yang sangat vervariasi. Untuk pemula, cobalah piring berwarna netral - putih atau mungkin hitam. They provide contrast and are easier to work with.

Tiga, Plating for tools. For starters, Mold / Cetakan untuk membuat bentuk, Squeeze Bottles untuk sauce dan liquid decorations. Pinset atau bahasa kerennya, Precision Tongs untuk aransemen komponen garnish yang berukuran kecil .


Empat dan yang terpenting, jangan berhenti bereksperimen. Seorang chef harus terus berinovasi, tidak harus menu baru, mungkin teknik memasak atau dari tampilan plating. A chef who is stagnating, is losing his passion .


Encouraging food presentation for your fellow chefs ?

Ada satu pemikiran bahwa ketika kita makan, pertama kita menikmati visuals atau presentasi masakannya dulu, lalu kita rasakan aromanya, baru kemudian kita cicipi hidangannya. Disini cukup jelas pentingnya first impression dari kreasi yang kita ciptakan. Tentunya apa yang membuat kita terkesan akan lebih sulit untuk kita lupakan .


My tip is don't forget the basics. Kita bisa mulai dari teknik-teknik sederhana seperti mencoba berbagai jenis potongan, lalu dilanjutkan dengan permainan tekstur dan warna .


 





Chef Milen Meccano Ocean

The Thirty Six - Medan